PUISI: LARA DI UJUNG SENJA
Di ujung senja yang mulai pudar,
Langit berubah jingga, perlahan tenggelam,
Seiring bayangmu yang makin samar,
Hilang di antara harapan dan kenyataan.
Angin sore berbisik lembut,
Menyanyikan lagu luka yang tak terlihat,
Mengenang cinta yang pernah hadir,
Kini tinggal kenangan yang sulit terlupakan.
Dalam diam, hatiku merintih,
Merajut rindu yang tak berujung,
Menggenggam lara yang sulit pergi,
Di ujung senja, aku termenung sendiri.
Harapanku tenggelam bersama mentari,
Membawa sejuta tanya tanpa jawaban,
Mengapa cinta harus berakhir seperti ini,
Tersisa hanya lara, dan senja yang berbalut kesedihan.



Komentar
Posting Komentar